 | Category: | Books | | Genre: | Biographies & Memoirs | | Author: | Edward W. Said |
Edward Said memaparkan catatan pribadinya dalam pengalaman atas sebuah dunia yang hilang: Sebuah dunia bernama kanak-kanak, yang 'terlupakan.' Merasa selalu terbuang, terasingkan, dan tidak 'pas' di mana saja ia berada, Edward Said berjuang keras untuk menyingkap sosok pribadinya yang lain, bukan 'Edward' ciptaan ayahnya, dengan segala aturan hidup yang dipaksakan kepadanya. Bukan pula 'Said' ciptaan Amerika ketika ia tengah menjalani masa-masa kuliah di sana. Dia ingin menjadi dirinya sendiri, pribadi yang cerdas dan berbakat, bukan makhluk bentukan yang malu-malu dan penakut.
Edward Said adalah profesor Bahasa Inggris dan Sastra Perbandingan di Columbia University. Ia banyak berkontribusi dalam wacana pasca-kolonialisme dalam karya-karyanya, seperti Orientalism, Culture and Imperialism, atau Covering Islam.
Out of Place (terjemahan: Terasing) merupakan rekaman sebuah dunia yang esensinya terhapus dan terlupakan. Memoir ini berisi catatan-catatan mengenai kondisi perpolitikan, estetika, opera, fiksi, dan tulisan-tulisan Said yang banyak terinspirasi dari Beethoven dan Adorno. Buku ini juga merupakan rekap keluarganya besarnya, cerita-cerita masa remaja, dengan latar belakang Perang Dunia Kedua; ditulis dengan jujur, sehingga kadang terdengar memalukan. Said mengatakan bahwa alasan utama ia menulis memoir ini adalah demi kebutuhan "menjembatani perbedaan ruang dan waktu dalam kehidupan sekarang dan kehidupan kelak."   | Pak Ivan, aku masukin ke Bahas ya? |
| |
|